Selamat Tinggal
Words : 362
Ketika waktu dan keadaan harus mengatakan “Selamat Tinggal.”
Hanya takdir yang bisa kembali mengatakan “Selamat Datang.”
Hanya takdir yang bisa kembali mengatakan “Selamat Datang.”
-Shera
Sebuah pertemuan pasti akan diakhiri dengan sebuah perpisahan.
Sebuah tanda cinta belum tentu akan diakhiri dengan sebuah kebahagiaan.
Sebuah pertemuan tidak dapat kita prediksi dengan siapa dan kapan itu akan terjadi. Dan Sebuah pertemuan tidak akan selalu membuat kita merasa senang, karena terkadang pertemuan itu justru malah membuat kita merasa sedih dan terluka.
Sama seperti halnya dengan cinta, kita tidak dapat mengetahui pada siapa dan kapan kita akan jatuh cinta. Jatuh cinta dapat membuat kita merasa senang maupun sedih, bahagia ataupun sakit hati. Karena cinta itu adil.
Bukan cinta namanya jika tidak ada senang dan bahagia, dan bukan juga cinta namanya jika tidak ada sedih dan sakit hati.
Rasa suka, cinta dan sayang dapat muncul karena ada sebuah pertemuan. Baik pada orang tua, sahabat, ataupun seseorang yang baru kita lihat.
Jangan menyalahkan takdir karena merasa pertemuan itu adalah sesuatu yang membuat kita terluka. Karena sebuah pertemuan akan indah jika kita sendiri yang membuatnya menjadi indah dan berharga. Kebahagiaan itu bukan sesuatu yang dapat muncul dengan sendirinya, tapi kebahagiaan itu sesuatu yang kita buat sendiri agar itu bisa terwujud.
Ketika pertemuan mengatakan “Selamat Datang” maka perpisahan akan mengatakan “Selamat Tinggal”
Sebuah saran, jika kamu memiliki sesuatu yang ingin kamu katakan pada seseorang yang telah kamu temui. Maka lakukanlah. Jangan sampai kamu menyesal karena tidak melakukannya. Hiduplah dengan tanpa penyesalan.
Perpisahan, bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Tapi perpisahan, adalah sesuatu yang memang harus terjadi. Mau suka ataupun tidak. Jika perpisahan itu memang harus terjadi, apa boleh buat. Hanya takdir yang bisa membuat perpisahan itu kembali menjadi sebuah pertemuan.
Tidak ada pepisahan yang akan diakhiri dengan senyuman bahagia, tetapi jika kita ikhlas dan menerima perpisahan itu kita pasti akan menemukan sebuah pertemuan yang jauh lebih baik dan bisa membuat kita merasa bahagia.
Memang sulit, tapi buatlah perpisahan itu menjadi sebuah perpisahan yang indah dan berarti. Karena siapa tau jika itu adalah pertemuan terakhir kita dengan mereka.
Jika kita percaya takdir adalah dalang dari sebuah pertemuan yang berakhir dengan sebuah perpisahan. Maka percayalah jika takdir juga adalah dalang dari sebuah perpisahan yang akan kembali menjadi sebuah pertemuan.
-Shera.

Comments
Post a Comment