That's What Love Is



Aku ga tau ini hal yang benar atau engga. Tapi, hal yang paling mengagumkan yang aku pernah liat dan aku rasakan selama ini adalah ketika tau Justin Bieber nikah.

Fyi: ya, aku fans Justin Bieber. Tapi, aku gabisa bilang aku Belieber (sebutan untuk fans Justin Bieber) karena aku ngerasa aku ga begitu ikut berperan untuk setiap hal yang Justin Bieber lakuin.
Oke, back to...

Hal yang paling bikin aku ngerasa segitu terkagumnya sama pernikahan Justin adalah dimana yang aku liat Hailey dan Justin begitu terlihat sangat saling cinta. Serta fakta dimana umur mereka yang masih bisa dibilang muda untuk sebuah pernikahan, popularitas mereka yang lagi tinggi juga bikin aku terkagum-kagum sama keputusan besar yang mereka buat.

Keputusan perjalanan hidup yang mereka ambil itu bikin aku "berkaca diri", bikin aku mikir untuk ngejalanin hidup dengan melakukan hal kita sukai dan kita inginkan.
Tapi memang... ungkapan semacam itu gabisa selalu diterima dan bakal diterima sama banyak orang, karena pada nyatanya ga semua orang bisa melakukan hal itu dengan mudah. Bahkan mereka yang terlihat senang dengan yang mereka lakuin juga bisa aja sebenernya ada hal yang lebih pengen dia lakuin selain itu.
Pada nyatanya, hidup mereka jauh lebih berat jika hanya melakukan hal yang mereka sukai atau inginkan tapi tak menghasilkan sesuatu yang menguntungkan.

Tapi, dari situ juga aku belajar.
Karena itu. Karena itu kamu akhirnya tidak merasa menguntungkan.
Karena kamu sangat ingin hal yang kamu sukai itu membuahkan hasil dan menjadi tulang punggung kehidupan kamu, tapi malah tak menghasilkan apa-apa.
Jika begitu, maka sama saja bohong.
Karena melakukan yang disukai dan diinginkan itu bukan ditujukan untuk menjadi sumber penghasilan, tapi untuk membuat kamu merasa bahagia. Untuk mendapatkan kebahagiaan dalam hidup.
Dengan bersyukur. Bahkan jika kamu hanya melakukan hal yang kamu sukai meski tak menghasilkan banyak, dengan bersyukur hasil sekecil apapun itu akan terasa sangat berarti. Hasil tak penting, yang penting melakukan yang disukai dan diinginkan.

Bukan maksudnya hal yang kamu sukai itu hanya akan selalu mendapat hasil yang kecil, tapi di awal memang selalu begitu. Karena hal yang terus menerus dilakukan perlahan berkembang, semakin besar, semakin besar, semakin berkembang dengan sangat besar.

Aku percaya akan hal itu.
Jujur, nonton Drama Korea ga selalu hanya menjadi sebatas hiburan saja. Ada kalanya, mereka memberi pelajaran untuk kehidupan. Baik dalam hal cinta, teman, bahkan kehidupan di dunia pun bisa aku ambil dari Drama Korea. Membentuk diri aku yang berbeda dari orang-orang pada umumnya. Cara berpikir mereka, bersikap, serta mengambil keputusan.

Namun, jika aku boleh jujur. Melakukan hal yang kita sukai dan inginkan tak selalu mudah, mungkin lebih tepatnya tidak pernah mudah. Selalu ada orang dekat yang tak mendukung, membuat diri sendiri merasa kesal karena tak dipercaya dapat melakukannya. (Padahal.... mereka cukup mendukung jika tak ingin membantu. Menerima keputusan yang diambil orang lain. Bahagia dengan caranya, ikut bahagia dengan kebahagiaannya. Karena pada nyatanya, kita tak pernah tau kesedihan dan kebahagiaan seseorang. Mereka tidak tau perjuangan dan pengorbanan apa yang telah dilakukan seseorang untuk menggapai bahagianya.)
Aku selalu setuju dengan hal-hal "berbau" bahagia itu bukan tentang uang. Meski akhirnya juga pada uang, tapi ketika awal mulanya bukan tentang uang aku setuju dengan itu. Menemukan bahagiaku dengan caraku.

Ini bukan cerita untuk memotivasi kalian, aku cuma cerita pandangan aku tentang hal berbau kebahagiaan.

Semoga kalian menemukan bahagia kalian.

Ah! Terakhir. 
Aku gatau siapa yang mulanya bilang ini dan dari mana, tapi ini udah umum dan pasti udah banyak yang tau.
"Bahagia itu kita yang ciptain, bukan orang lain."


See you!♡
-sh

Comments