loved you
.
.
.
Mengapa rasa ini malah menjadi semakin kuat.
.
.
.
Namun juga mengapa rasanya aku sudah tak sabar.
.
.
.
Begitu menginginkan seseorang tak pernah aku rasakan selain padamu.
Rasanya aku tak akan merasakan hal seperti ini atau lebih pada orang lain selain kamu.
Rasanya kesal. Rasanya menyesali kenapa aku menyukai jatuh cinta diam-diam padamu dulu.
Tak pernah terpikirkan bagiku jika aku akan jatuh cinta padamu hingga saat ini.
Semua hal tentangmu, tak membuatku berhenti jatuh cinta padamu meski itu menyakitiku.
Terdengar gila memang, namun terkadang aku menyukai sakit itu.
Seolah itu, memang rasa yang harus ada dalam jatuh cinta.
Akhir-akhir ini aku baru menyadari sesuatu tentang diriku.
Aku pikir selama ini aku tidak menyukai diriku dan berpikir jika aku harus mencintai diriku sendiri.
Namun ternyata, sepertinya aku sudah mencintai diriku. Aku terlalu mencintai diriku.
Tak memikirkan orang lain, aku melakukan semua hal untuk diriku.
Meski itu menyakitkan atau tidak, karena aku menyukainya, aku menyukainya.
Obat atau luka, ternyata aku yang membuatnya sendiri.
.
.
Aku menyukaimu. Aku telah memilih untuk jatuh cinta padamu. Hanya jatuh cinta padamu.
Karena aku menyukai diriku yang jatuh cinta padamu, aku memilih untuk tetap tertuju padamu.
Aku masih belum ada alasan untuk berhenti jatuh cinta padamu.
Tapi jika aku harus berhenti, aku berdoa untuk memberiku jalan berhenti jatuh cinta padamu dan memberiku orang lain yang dapat membuatku jatuh cinta.
Karena jujur, aku tak bisa membayangkan pria lain selain kamu sebagai orang yang dapat membuatku jatuh cinta.
:)
Comments
Post a Comment