Detak Waktu
Detak waktu.
Debaran yang muncul seiring waktu.
Detak waktu.
Waktu yang ada selama ia berdebar.
Detak waktu. Detak yang selalu ada setiap waktu.
Banyak hal yang terjadi.
Berdebar cukup kencang, lalu dipaksa untuk tak berdebar.
Tak sulit, hanya saja jadinya seperti kehilangan sesuatu.
Pikiran tentang hal-hal lalu seketika kembali.
Perasaan yang lalu teringat lagi.
Muncul banyak kata 'andai', muncul banyak kejadian penuh dengan 'harapan'.
Orang itu masih terkadang menghantui. Tak selalu, hanya kadang-kadang.
Katanya jika kita sedang memikirkan seseorang, artinya orang itu juga sedang memikirkan kita.
Tapi, apa mungkin?
Jika iya, bagaimana bisa?
Muncullah harapan yang kosong itu.
Muak, tapi begitulah perasaan itu masih hidup.
Dengan harapan.
Aku tahu.
Sejak aku memilih untuk menyukaimu, aku tahu jika aku akan terluka.
Entah akan sedalam apa atau selama apa.
Tapi yang pasti aku akan terluka dalam diam. Sama seperti bagaimana aku menyukaimu dalam diam.
Aku tahu.
Semakin lama aku menyukaimu, aku tahu jika pada akhirnya aku tak akan bersamamu.
Entah bentuk keyakinan dari mana.
Tapi yang pasti aku tak bisa jika bersamamu. Sama seperti aku tak bisa jika tak menyukaimu.
Kesulitan untuk melupakanmu rasanya hampir sama seperti untuk tak menyukaimu.
Kadang teringat sangat ingat, kadang menyukai begitu senang.
Kadang hanya ingat tanpa rasa, kadang hanya tahu jika suka.
Namun tetap saja, rasa itu masih ada. Terkadang, masih ada.
Sebenarnya ada satu hal yang ingin aku pastikan dari dulu sejak "perpisahan" kita.
Bagaimana rasanya jika aku bertemu lagi denganmu?
Apakah debaran itu akan tetap ada atau tidak?
Apakah debaran itu masih atau tidak?
Apakah debaran itu tetap kencang atau mereda?
Ingin rasanya bertemu lagi walau hanya sekali lagi untuk memastikan itu.
Bagaimana bisa mengakhiri jika belum pernah dimulai?
Bahkan waktu pun tak bisa menghentikan detak yang belum selesai.
Bahkan detak pun tak bisa berhenti pada waktu yang belum berakhir.
Apalah itu melupakan jika waktu pun masih berdetak.
Apalah itu melepaskan jika detak pun masih diberi waktu.
Ia diberikan waktu untuk berhenti berdetak.
atau
Ia diberikan detak untuk menghentikan waktu.
Comments
Post a Comment